Waiting for your call, I'm sick,
call I'm angry
Call I'm desperate for your voice
(Your call – Secondhand Serenade)
Call I'm desperate for your voice
(Your call – Secondhand Serenade)
Bagiku sepenggal bait awal lagu itu punya arti
sendiri. Bagiku sepenggal bait awal lagu itu punya kesan yang mendalam buat
diriku, karena yaa udah jelas kan dari bait lagunya kalau itu berarti aku
sedang menunggu panggilan.. bukan panggilan dari seseorang, tapi dari sesuatu,
sesuatu yang aku pikir sedikit banyak bakal mengubah masa depanku, bakal
merubah statusku, sesuatu bernama KAMPUS.
Dan finally, panggilan iu dijawab juga
oleh sesuatu yang gak pernah aku sangka-sangka.. gak pernah cantumkan dimanapun
bahkan gak pernah terpikirkan..
Semua orang pasti tahu kalau cita-citaku dari
dulu adalah Psikolog, mempelajari berbagai macam tingkah laku manusia,
menganalisa, memberi penjalasan, bahkan mengabdikan hidupnya untuk
menyelesaikan masalah orang lain.. tapi sepertinya, Allah berkehendak lain.
Enam kali aku ditolak sama psikologi, mendapat kata MAAF dari semua kampus yang
aku ikutin tesnya. Dari mulai UGM, UI, UIN jkt, UIN bdg, sampai UIN jogja
(balik lagi ke jogja) udah aku cobaa.. tapi nyatanya ? gak ada satupun yang
kasih aku kata selamat, semuanya bilang MAAF.. MAAF.. dan MAAF..
Mentang-mentang bulan Ramadhan, semuanya jadi
minta MAAF gitu ?